
Kanker Payudara Menyerang Laki-Laki?
Written by dPrince Of Smart | Sabtu, 16 Januari 2010 12:59 |
Artikel ini telah dibaca : 850 kali |
Awalnya pertanyaan ini cukup lucu alias funny... Apakah mungkin? Selama ini yang saya tahu Kanker Payudara hanya bisa menyerang perempuan saja, jadi jika ada yang mengabarkan penyakit ini ada yang menyerang laki-laki cukup membingungkan dan saya anggap lucu.Beberapa waktu lalu ada saudara dekat yang bilang, ko di sekitar payudaranya agak sakit apa mungkin kanker payudara? berhubung yang bertanya pada saya itu saudara laki-laki, saya sedikit heran dan bertanya-tanya, apa mungkin, ah jangan becanda kata saya sambil sedikit tertawa.
Lalu ia minta untuk mencari informasinya melalui beberapa sumber, dan ternyata apa yang saya dapatkan cukup mengagetkan, ternyata memang Kanker Payudara pun bisa menyerang laki-laki dan saat ini merupakan momok yang menakutkan.
Lalu apa kemungkinan, sebab dan cara penanguulangannya? samakah dengan perempuan? Berikut adalah posting saya yang saya dapatkan dari beberapa sumber dan merupakan permintaan khusus dari saudara saya untuk bisa mengetahui lebih jauh, semoga dapat bermanfaat untuk kita juga.
Lets start...
Definition :
Kanker payudara tidak hanya dialami wanita, pria juga memiliki jaringan payudara yang dapat mengalami kanker. Kanker payudara laki-laki paling umum menyerang laki-laki usia 60-70 tahun. Meskipun kanker payudara pria dan kanker payudara pada wanita mirip, perbedaan penting seperti terletak pada ukuran payudara dan kesadaran mempengaruhi diagnosis dini dan kelangsungan hidup dalam kasus kanker payudara laki-laki.
Sign & Symptoms :
Mengetahui tanda-tanda dan gejala kanker payudara dapat membantu menyelamatkan hidup. Semakin awal penyakit ini ditemukan, semakin banyak pilihan pengobatan dan kesempatan yang lebih baik. Tanda yang paling umum untuk kanker payudara pria dan wanita adalah suatu benjolan atau penebalan pada payudara. Seringkali benjolan tidak menimbulkan rasa sakit. Gejala kanker payudara pria antara lain: * Kulit dimpling atau kerutan * Pengembangan pencabutan baru atau lekukan dari puting * Perubahan pada kulit puting susu atau payudara, seperti scaling atau kemerahan
Kanker payudara tidak hanya bisa menyerang perempuan, tetapi laki- laki juga dapat terkena penyakit tersebut. Meskipun demikian, persentase kemungkinan laki-laki terserang kanker payudara memang lebih kecil daripada perempuan. "Kanker payudara pada laki- laki justru lebih berbahaya dibandingkan pada perempuan karena kanker payudara pada laki-laki cepat sekali jatuh dalam stadium lanjut, seperti stadium IV," ucap Ketua Tim Penanggulangan Kanker Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr. Drajat Suardi, kepada "PR", beberapa waktu lalu. Kondisi seperti itu dapat terjadi karena jaringan di sekitar payudara laki-laki lebih tipis dibandingkan perempuan, sehingga dalam tempo yang relatif cepat, sel kanker sudah menyebar pada jaringan lain di sekitar tubuh. Faktor lainnya yang menyebabkan kanker payudara pada laki- laki lebih berbahaya dibandingkan pada perempuan berhubungan dengan sifat tumornya. "Pada wanita yang subur dengan kandungan estrogen, kemungkinan untuk timbul kanker payudara sangat besar bila didukung faktor risiko. Pada pria kandungan estrogennya rendah. Namun, dalam kondisi rendah ternyata juga bisa tumbuh," katanya. Adapun persentase kemungkinan laki- laki terkena kanker payudara dibanding perempuan adalah 1:100. Artinya, di antara 100 wanita hanya satu laki - laki yang kemungkinan terserang kanker payudara. Biasanya, kemungkinan terkena kanker payudara ada pada laki-laki dengan riwayat keluarga terkena kanker payudara. "Untuk itu, laki-laki yang di keluarganya ada riwayat kanker payudara diharapkan berhati-hati dan melakukan pemeriksaan payudara sendiri, screening, serta menjaga pola hidup," ungkapnya. Di Indonesia, di antara beberapa jenis kanker yang paling sering menyerang, baik perempuan ataupun laki-laki, kanker payudara menempati posisi teratas. Kondisi seperti ini diketahui berdasarkan data dari Departemen Kesehatan tahun 2004. Orang yang terjangkit penyakit ini juga pada tahun tersebut diketahui mengalami peningkatan jumlahnya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Meski kanker payudara saat ini menjadi salah satu kanker perempuan tertinggi, namun bukan berarti pria bebas dari risiko penyakit ini, lho. Meski bukan hal yang lazim, namun dr. Sutjipto, Sp.B(K) Onk., mengatakan bahwa 5 hingga 7 persen pengidap penyakit ini adalah pria.
"Jumlah ini, menurut statistik dunia, memang kecil. Tapi mesti diwaspadai betul, karena hampir 7% dari penderita kanker payudara pada laki-laki datang dalam kondisi stadium sudah lanjut," tukas ahli bedah Onkologi Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta ini.
Kanker payudara umumnya menyerang melalui kelenjar, baik di saluran kelenjar maupun pada jaringan penunjang payudara. Berbeda dengan tumor jinak, kanker payudara dapat menyebar ke jaringan di seluruh tubuh. Yang pertama kali terserang umumnya adalah jaringan ketiak, kelenjar getah bening dan organ tubuh dalam, seperti paru-paru.
"Seringkali saat pemeriksaan ditemukan semacam kelainan di paru-paru, yang sebenarnya merupakan anak sebar dari sel kanker. Saat dilakukan biopsi, ternyata anak sebar itu merupakan kanker payudara," jelas pendiri sekaligus Ketua Yayasan Kanker Payudara Jakarta ini. "Anak sebar itu juga sering dijumpai hingga di bawah tulang selangka," tambahnya.
Kanker payudara yang diidap pria, biasanya terletak persis di bawah puting. Berbeda dengan wanita yang bisa terletak di hampir sekitar payudara. Jadi jika Anda merasa ada benjolan keras di belakang puting, cobalah diwaspadai. Pemeriksaan dini lebih baik dilakukan, sebelum terjadi perubahan kelenjar yang mengarah menjadi kanker ganas.
Pria dan wanita sama saja
Lebih lanjut, dokter yang pernah mengenyam pendidikan Breast Cancer Therapy di Switzerland, tahun 2003 ini memastikan kalau kanker payudara yang dijumpai pada wanita sama dengan kanker payudara diidap pria, baik jenis maupun macamnya.
"Tapi yang perlu diwaspadai adalah adanya faktor genekomasti," tukasnya. Genekomasti merupakan kelenjar susu yang semestinya tidak dijumpai atau menetap pada pria yang telah berusia di atas 25 tahun. "Hati-hati bila masih ada kelenjar susu yang semestinya tidak dijumpai pada pria di atas 25 tahun," tegasnya lagi.
Kelenjar susu yang masih menetap, tukas dr. Sutjipto, salah satunya disebabkan oleh adanya kelainan hormon. Faktor lainnya yang ikut berpengaruh, adalah adanya penyakit liver atau kegemukan. Keduanya dapat meningkatkan risiko munculnya kanker sel payudara.
Bila ada kelainan berupa benjolan, ia menganjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan atau USG. "Kalau perlu, jika dijumpai ada genekomasti setelah umur 25 tahun ke atas, sebaiknya diangkat," sarannya.
Pengobatan dan terapi yang dilakukan
Menurut dr. Sutjipto, pengobatan maupun terapi yang dilakukan pasien wanita atau pria adalah sama, yaitu dengan jalan operasi. Yang membedakan hanyalah stadium dari kanker yang diidapnya. Bisa jadi hanya operasi untuk dilakukan biopsi, hingga operasi pengangkatan payudara atau yang disebut dengan Mastektomi.
"Pengangkatan payudara tidak hanya dilakukan ketika pasien berada pada stadium lanjut. Justru, pada stadium 1 dan stadium 2, maksimal stadium 3, kita melakukan operasi yang lebih radikal. Kalau sudah stadium lanjut, kita cukup melakukan biopsi, kemoterapi, dan radiasi," terang dokter berkaca mata itu.
Perbedaan stadium, sambungnya, dilihat berdasarkan ukurannya. Stadium pertama umumnya kanker payudara masih berukuran tak lebih dari 2 cm. Pada stadium dua, ukurannya mencapai 2 hingga 5 cm. Sedang pada stadium tiga, ukuran tumor sudah lebih dari 5 cm tapi masih belum menyebar. Bila sudah menyebar, maka berapapun ukurannya, stadiumnya sudah berada di tingkat empat.
Pada tahap awal, kanker payudara memang tidak menimbulkan gejala. Namun bersamaan dengan berkembangnya penyakit, akan timbul gejala yang menyebabkan perubahan pada payudara. Maka cobalah sesekali meraba dan menelusuri daerah payudara Anda secara berkala, jika dicurigai adanya kelainan berupa benjolan, segera periksakan ke dokter sebelum terlambat.
Lakukan hidup sehat
Nah, agar dapat memiliki payudara dan tubuh yang sehat, tentang saja dengan melakukan hidup yang sehat. Misalnya tidak merokok, serta menghindari alkohol yang disinyalir sebagai salah satu faktor risiko terbesar timbulnya kanker. Sebab alkohol dapat merusak metabolisme hormonal, selain mengganggu faktor keturunan.
"Kedua faktor ini sangat penting sekali untuk dihindari," tegas mantan Direktur Medis RS. Kanker Dharmais ini. Apalagi saat ini, kanker payudara juga dapat menyerang wanita di bawah 30 tahun dan disinyalir akan dapat menyerang di usia yang lebih muda lagi.
"Kalau dulu pada saat saya kuliah, banyak diderita oleh mereka yang berusia di atas 35 tahun, tapi sekarang sudah mulai semakin menurun. Terakhir yang saya temukan di sini, baru minggu kemarin, itu umur 21 tahun," akunya.
Kecuali pada pria, kanker payudara umumnya lebih menyerang pria usia lanjut yaitu di atas 50 tahun. "Jadi, kanker payudara pada wanita bisa mengenai mereka yang berusia muda tapi laki-laki jarang, lebih banyak ke usia tua," tandasnya.
Kanker payudara bisa terjadi pada usia kapan saja. Tapi kemungkinan seseorang menderita kanker payudara pada usia 25 tahun misalnya, sangat kecil. Semakin lanjut usianya, semakin besar kemungkinan orang bisa terkena kanker payudara. Jumlah penderita penyakit tersebut paling tinggi antara usia 50 hingga 59 tahun, disusul 60 hingga 69 tahun.
Pria
Tapi apakah pria juga bisa terkena kanker payudara? Menurut Dr. Menke-Pluymers, pria pun bisa menderita kanker payudara, walaupun tidak sering terjadi. Laki-laki Belanda mempunyai kemungkinan satu banding 15 menderita penyakit itu. Kalau melihat kelompok pasien pengidap kanker payudara, maka kurang dari 0,5 persen adalah laki-laki. Dan dari kelompok laki-laki yang menderita kanker, 0,2 persen mengidap kanker payudara.
Apa sebenarnya gejala-gejala kanker payudara? Ada beberapa perubahan tertentu pada payudara yang bisa menunjukkan anda menderita penyakit tersebut. Perubahan yang paling sering terdapat adalah benjolan atau penebalan pada kulit payudara, kata Dr. Menke-Pluymers.
Tapi selain itu ada juga gejala-gejala lain yang bisa muncul, seperti perubahan warna, misalnya kulit merah-merah. Keluarnya cairan dari puting susu, yang umumnya berupa darah. Payudara terasa panas, serta kerutan pada payudara. Itulah gejala-gejala yang paling sering muncul. Namun di sisi lain orang juga sering berpikir rasa sakit salah satu gejala. Memang, rasa sakit juga bisa muncul, tapi bukan gejala utama.
Foto USG
Untuk sedini mungkin mendeteksi kanker payudara, maka setiap dua tahun perempuan Belanda antara usia 50 hingga 75 tahun, diundang ikut serta dalam pemeriksaan nasional kanker payudara. Dalam pemeriksaan ini, dibuat foto USG payudara, atau yang juga disebut mamografi. Hasilnya kemudian akan dikirim ke dokter keluarga. Kalau pada foto USG itu terlihat suatu kelainan, maka dokter keluarga akan menghubungi pasiennya dan menjelaskan apa yang terlihat pada foto tersebut, kemudian merujuk pasiennya ke dokter spesialis.
Tentu, anda tidak perlu menunggu hingga mendapat undangan untuk ikut pemeriksaan nasional. Kalau anda menemukan sendiri suatu kelainan pada payudara, jangan ragu, segera datangi dokter anda.
KWF Kankerbestrijding, yaitu yayasan kanker Belanda memasang pelbagai iklan di televisi Belanda. Di salah satu iklannya terlihat seorang ibu yang sedang membonceng anaknya di sepeda. Si ibu ditanya apakah mengurangi konsumsi minuman beralkohol juga bisa memperkecil kemungkinan seseorang terkena kanker payudara. Si ibu kemudian menjawab ia sebenarnya tidak tahu jawabannya.
Fiksi dan fakta
Berikut kami sajikan beberapa fiksi dan fakta seputar kanker payudara:
Mengetahui tanda-tanda dan gejala kanker payudara dapat membantu menyelamatkan hidup. Semakin awal penyakit ini ditemukan, semakin banyak pilihan pengobatan dan kesempatan yang lebih baik. Tanda yang paling umum untuk kanker payudara pria dan wanita adalah suatu benjolan atau penebalan pada payudara. Seringkali benjolan tidak menimbulkan rasa sakit. Gejala kanker payudara pria antara lain: * Kulit dimpling atau kerutan * Pengembangan pencabutan baru atau lekukan dari puting * Perubahan pada kulit puting susu atau payudara, seperti scaling atau kemerahan
Kanker payudara tidak hanya bisa menyerang perempuan, tetapi laki- laki juga dapat terkena penyakit tersebut. Meskipun demikian, persentase kemungkinan laki-laki terserang kanker payudara memang lebih kecil daripada perempuan. "Kanker payudara pada laki- laki justru lebih berbahaya dibandingkan pada perempuan karena kanker payudara pada laki-laki cepat sekali jatuh dalam stadium lanjut, seperti stadium IV," ucap Ketua Tim Penanggulangan Kanker Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr. Drajat Suardi, kepada "PR", beberapa waktu lalu. Kondisi seperti itu dapat terjadi karena jaringan di sekitar payudara laki-laki lebih tipis dibandingkan perempuan, sehingga dalam tempo yang relatif cepat, sel kanker sudah menyebar pada jaringan lain di sekitar tubuh. Faktor lainnya yang menyebabkan kanker payudara pada laki- laki lebih berbahaya dibandingkan pada perempuan berhubungan dengan sifat tumornya. "Pada wanita yang subur dengan kandungan estrogen, kemungkinan untuk timbul kanker payudara sangat besar bila didukung faktor risiko. Pada pria kandungan estrogennya rendah. Namun, dalam kondisi rendah ternyata juga bisa tumbuh," katanya. Adapun persentase kemungkinan laki- laki terkena kanker payudara dibanding perempuan adalah 1:100. Artinya, di antara 100 wanita hanya satu laki - laki yang kemungkinan terserang kanker payudara. Biasanya, kemungkinan terkena kanker payudara ada pada laki-laki dengan riwayat keluarga terkena kanker payudara. "Untuk itu, laki-laki yang di keluarganya ada riwayat kanker payudara diharapkan berhati-hati dan melakukan pemeriksaan payudara sendiri, screening, serta menjaga pola hidup," ungkapnya. Di Indonesia, di antara beberapa jenis kanker yang paling sering menyerang, baik perempuan ataupun laki-laki, kanker payudara menempati posisi teratas. Kondisi seperti ini diketahui berdasarkan data dari Departemen Kesehatan tahun 2004. Orang yang terjangkit penyakit ini juga pada tahun tersebut diketahui mengalami peningkatan jumlahnya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Meski kanker payudara saat ini menjadi salah satu kanker perempuan tertinggi, namun bukan berarti pria bebas dari risiko penyakit ini, lho. Meski bukan hal yang lazim, namun dr. Sutjipto, Sp.B(K) Onk., mengatakan bahwa 5 hingga 7 persen pengidap penyakit ini adalah pria.
"Jumlah ini, menurut statistik dunia, memang kecil. Tapi mesti diwaspadai betul, karena hampir 7% dari penderita kanker payudara pada laki-laki datang dalam kondisi stadium sudah lanjut," tukas ahli bedah Onkologi Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta ini.
Kanker payudara umumnya menyerang melalui kelenjar, baik di saluran kelenjar maupun pada jaringan penunjang payudara. Berbeda dengan tumor jinak, kanker payudara dapat menyebar ke jaringan di seluruh tubuh. Yang pertama kali terserang umumnya adalah jaringan ketiak, kelenjar getah bening dan organ tubuh dalam, seperti paru-paru.
"Seringkali saat pemeriksaan ditemukan semacam kelainan di paru-paru, yang sebenarnya merupakan anak sebar dari sel kanker. Saat dilakukan biopsi, ternyata anak sebar itu merupakan kanker payudara," jelas pendiri sekaligus Ketua Yayasan Kanker Payudara Jakarta ini. "Anak sebar itu juga sering dijumpai hingga di bawah tulang selangka," tambahnya.
Kanker payudara yang diidap pria, biasanya terletak persis di bawah puting. Berbeda dengan wanita yang bisa terletak di hampir sekitar payudara. Jadi jika Anda merasa ada benjolan keras di belakang puting, cobalah diwaspadai. Pemeriksaan dini lebih baik dilakukan, sebelum terjadi perubahan kelenjar yang mengarah menjadi kanker ganas.
Pria dan wanita sama saja
Lebih lanjut, dokter yang pernah mengenyam pendidikan Breast Cancer Therapy di Switzerland, tahun 2003 ini memastikan kalau kanker payudara yang dijumpai pada wanita sama dengan kanker payudara diidap pria, baik jenis maupun macamnya.
"Tapi yang perlu diwaspadai adalah adanya faktor genekomasti," tukasnya. Genekomasti merupakan kelenjar susu yang semestinya tidak dijumpai atau menetap pada pria yang telah berusia di atas 25 tahun. "Hati-hati bila masih ada kelenjar susu yang semestinya tidak dijumpai pada pria di atas 25 tahun," tegasnya lagi.
Kelenjar susu yang masih menetap, tukas dr. Sutjipto, salah satunya disebabkan oleh adanya kelainan hormon. Faktor lainnya yang ikut berpengaruh, adalah adanya penyakit liver atau kegemukan. Keduanya dapat meningkatkan risiko munculnya kanker sel payudara.
Bila ada kelainan berupa benjolan, ia menganjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan atau USG. "Kalau perlu, jika dijumpai ada genekomasti setelah umur 25 tahun ke atas, sebaiknya diangkat," sarannya.
Pengobatan dan terapi yang dilakukan
Menurut dr. Sutjipto, pengobatan maupun terapi yang dilakukan pasien wanita atau pria adalah sama, yaitu dengan jalan operasi. Yang membedakan hanyalah stadium dari kanker yang diidapnya. Bisa jadi hanya operasi untuk dilakukan biopsi, hingga operasi pengangkatan payudara atau yang disebut dengan Mastektomi.
"Pengangkatan payudara tidak hanya dilakukan ketika pasien berada pada stadium lanjut. Justru, pada stadium 1 dan stadium 2, maksimal stadium 3, kita melakukan operasi yang lebih radikal. Kalau sudah stadium lanjut, kita cukup melakukan biopsi, kemoterapi, dan radiasi," terang dokter berkaca mata itu.
Perbedaan stadium, sambungnya, dilihat berdasarkan ukurannya. Stadium pertama umumnya kanker payudara masih berukuran tak lebih dari 2 cm. Pada stadium dua, ukurannya mencapai 2 hingga 5 cm. Sedang pada stadium tiga, ukuran tumor sudah lebih dari 5 cm tapi masih belum menyebar. Bila sudah menyebar, maka berapapun ukurannya, stadiumnya sudah berada di tingkat empat.
Pada tahap awal, kanker payudara memang tidak menimbulkan gejala. Namun bersamaan dengan berkembangnya penyakit, akan timbul gejala yang menyebabkan perubahan pada payudara. Maka cobalah sesekali meraba dan menelusuri daerah payudara Anda secara berkala, jika dicurigai adanya kelainan berupa benjolan, segera periksakan ke dokter sebelum terlambat.
Lakukan hidup sehat
Nah, agar dapat memiliki payudara dan tubuh yang sehat, tentang saja dengan melakukan hidup yang sehat. Misalnya tidak merokok, serta menghindari alkohol yang disinyalir sebagai salah satu faktor risiko terbesar timbulnya kanker. Sebab alkohol dapat merusak metabolisme hormonal, selain mengganggu faktor keturunan.
"Kedua faktor ini sangat penting sekali untuk dihindari," tegas mantan Direktur Medis RS. Kanker Dharmais ini. Apalagi saat ini, kanker payudara juga dapat menyerang wanita di bawah 30 tahun dan disinyalir akan dapat menyerang di usia yang lebih muda lagi.
"Kalau dulu pada saat saya kuliah, banyak diderita oleh mereka yang berusia di atas 35 tahun, tapi sekarang sudah mulai semakin menurun. Terakhir yang saya temukan di sini, baru minggu kemarin, itu umur 21 tahun," akunya.
Kecuali pada pria, kanker payudara umumnya lebih menyerang pria usia lanjut yaitu di atas 50 tahun. "Jadi, kanker payudara pada wanita bisa mengenai mereka yang berusia muda tapi laki-laki jarang, lebih banyak ke usia tua," tandasnya.
Kanker payudara bisa terjadi pada usia kapan saja. Tapi kemungkinan seseorang menderita kanker payudara pada usia 25 tahun misalnya, sangat kecil. Semakin lanjut usianya, semakin besar kemungkinan orang bisa terkena kanker payudara. Jumlah penderita penyakit tersebut paling tinggi antara usia 50 hingga 59 tahun, disusul 60 hingga 69 tahun.
Pria
Tapi apakah pria juga bisa terkena kanker payudara? Menurut Dr. Menke-Pluymers, pria pun bisa menderita kanker payudara, walaupun tidak sering terjadi. Laki-laki Belanda mempunyai kemungkinan satu banding 15 menderita penyakit itu. Kalau melihat kelompok pasien pengidap kanker payudara, maka kurang dari 0,5 persen adalah laki-laki. Dan dari kelompok laki-laki yang menderita kanker, 0,2 persen mengidap kanker payudara.
Apa sebenarnya gejala-gejala kanker payudara? Ada beberapa perubahan tertentu pada payudara yang bisa menunjukkan anda menderita penyakit tersebut. Perubahan yang paling sering terdapat adalah benjolan atau penebalan pada kulit payudara, kata Dr. Menke-Pluymers.
Tapi selain itu ada juga gejala-gejala lain yang bisa muncul, seperti perubahan warna, misalnya kulit merah-merah. Keluarnya cairan dari puting susu, yang umumnya berupa darah. Payudara terasa panas, serta kerutan pada payudara. Itulah gejala-gejala yang paling sering muncul. Namun di sisi lain orang juga sering berpikir rasa sakit salah satu gejala. Memang, rasa sakit juga bisa muncul, tapi bukan gejala utama.
Foto USG
Untuk sedini mungkin mendeteksi kanker payudara, maka setiap dua tahun perempuan Belanda antara usia 50 hingga 75 tahun, diundang ikut serta dalam pemeriksaan nasional kanker payudara. Dalam pemeriksaan ini, dibuat foto USG payudara, atau yang juga disebut mamografi. Hasilnya kemudian akan dikirim ke dokter keluarga. Kalau pada foto USG itu terlihat suatu kelainan, maka dokter keluarga akan menghubungi pasiennya dan menjelaskan apa yang terlihat pada foto tersebut, kemudian merujuk pasiennya ke dokter spesialis.
Tentu, anda tidak perlu menunggu hingga mendapat undangan untuk ikut pemeriksaan nasional. Kalau anda menemukan sendiri suatu kelainan pada payudara, jangan ragu, segera datangi dokter anda.
KWF Kankerbestrijding, yaitu yayasan kanker Belanda memasang pelbagai iklan di televisi Belanda. Di salah satu iklannya terlihat seorang ibu yang sedang membonceng anaknya di sepeda. Si ibu ditanya apakah mengurangi konsumsi minuman beralkohol juga bisa memperkecil kemungkinan seseorang terkena kanker payudara. Si ibu kemudian menjawab ia sebenarnya tidak tahu jawabannya.
Fiksi dan fakta
Berikut kami sajikan beberapa fiksi dan fakta seputar kanker payudara:
- Mengurangi konsumsi minuman beralkohol juga dapat memperkecil kemungkinan terkena kanker payudara. Ini benar. Perempuan yang dalam periode lama mengkonsumsi lebih dari satu gelas minuman beralkohol per hari, kemungkinan terkena kanker payudara akan lebih besar, yaitu bisa mencapai 7 hingga 9%. Oleh karena itu dianjurkan untuk mengkonsumsi tidak lebih dari satu gelas minuman beralkohol per hari.
- Perempuan berdada besar beresiko lebih besar pula terkena kanker payudara. Ini tidak benar. Ukuran payudara tidak berpengaruh pada kemungkinan berkembangnya kanker payudara.
- Berolahraga secara teratur dapat memperkecil kemungkinan terkena kanker payudara. Ini benar. Perempuan yang aktif secara fisik, kemungkinan terkena kanker payudara akan lebih kecil, yaitu 20 hingga 40 persen dibanding perempuan yang tidak aktif. Yang dimaksud dengan aktif secara fisik bukan hanya olahraga saja, tapi juga kegiatan sehari-hari seperti bersepeda, atau berkebun, dan bisa juga kegiatan rumah tangga.
- Pria bebas dari kanker payudara. Ini tidak benar. Laki-laki pun dapat terkena kanker payudara. Namun persentasenya lebih kecil ketimbang perempuan.
- dr. Marina Garassino dari University of Study di Milan, Italia, menyimpulkan bahwa kasus kanker payudara pada pria kerap ditemukan dalam kondisi parah. Kesimpulan itu diambilnya setelah menganalisis catatan kesehatan 146 pria pengidap kanker payudara yang berusia rata-rata 62 tahun.
Dalam laporan risetnya, Garassino menyebutkan sepertiga pria ditemukan mengidap kanker payudara stadium lanjut ketika mereka memeriksakan diri ke dokter.
"Ini tidak sama dengan para perempuan. Pada perempuan, persentase stadium lanjut kurang dari 10%." ujarnya.
Garassino yang memublikasikan temuannya pada konferensi yang digagas European Society for Medical Oncology menduga, baik dokter maupun pasien memberi andil besar atas terlambatnya diagnosis kanker payudara pada kalangan pria.
"Para dokter mungkin tidak mengenali tumor ini pada pria, mereka melihat sebuah benjolan, tetapi mereka tidak berpikir bahwa itu adalah kanker payudara. Demikian juga pria mungkin tidak akan curiga bahwa mereka mengidap tumor dan walhasil mereka lebih lambat datang ke dokter ketimbang wanita. Kanker payudara pada pria adalah penyakit yang sangat dipengaruhi faktor hormonal. Ada banyak bukti jika ditangani sejak dini, prognosisnya akan lebih baik dibandingkan dengan wanita.” Papar Garrasino.
Hasil penelitian itu juga menyatakan, dari seluruh pria yang menjalani bedah untuk mengangkat kanker mereka, 48 pria di antaranya harus menjalani terapi radiasi dan 100 pria diberikan tambahan kemoterapi ataupun terapi hormon. Sementara itu, 42 pria (30%) tidak memerlukan terapi apapun pasca operasi.
Secara keseluruhan, lanjut laporan itu, pria yang didiagnosis kanker payudara stadium dini memiliki rata-rata harapan hidup 10 tahun ke depan mencapai 47%. Adapun pada pria yang didiagnosis kanker stadium lanjut, persentasenya mencapai 44%.
Pesan buat para pria; "Jika Anda punya benjolan di payudara Anda, pergilah segara ke dokter. Jangan menunggu lagi karena mungkin saja Anda mengidap tumor!" tandas Garrasino.
Treatment :
Kanker payudara pada pria pada umumnya diperlakukan sama seperti di wanita. Dalam kebanyakan kasus tidak ada pengobatan yang tepat ada. Sebaliknya, akan ingin untuk menemukan pendekatan yang terbaik untuk. Untuk melakukan itu, harus mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk tahap kanker dan usia.
Mencegah kanker payudara dengan memperhatikan berat badan
Kenapa berat badan memiliki keterkaitan erat dengan penyakit kanker payudara. Menurut peneilitian yang dilakukan AICR, tepatnya pada tahun 2007, berat badan yang tidak normal akan menimbulkan lemak yang pada akhirnya akan menimbulkan penutupan bagian pinggang, sedangkan menurut AICR lemak yang menutup bagian pinggang adalah pemicu utama timbulnya kanker payudara. Selain itu lemak yang berlebihan akan memicu pemproduksian ektrogen dan hal ini akan terlihat parah terutama ketika wanita memasuki masa menopause. Selain itu peningkatan insulin dimana lebih banyak diproduksi dalam bentuk insulin negatif dan ektrogen negatif bagi tubuh dapat terjadi jika proporsi lemak di dalam tubuh tidak normal, hal ini akan mempertambah buruk bagi tubuh terhadap serangan kanker payudara. So, banyak para pakar menilai dengan menjaga berat badan tetap normal adalah langkah pertama yang seharusnya mudah dilakukan oleh wanita untuk mencegah kanker payudara.
Mencegah kanker payudara dengan melakukan aktivitas yang sehat
Dalam paragraph sebelumnya sangat dianjurkan untuk memperhatikan kontrol berat badan untuk mencegah kanker payudara. Sebagai implementasi untuk mengontrol berat badan adalah dengan cara melakukan aktivitas yang sehat seperti melakukan olahraga yang teratur. Sangat dianjurkan untuk melakukan olahraga ringan yang teratur selama 30 menit setiap harinya. Penelitian AICR memaparkan bahwa rata-rata wanita yang melakukan aktivitas fisik yang teratur dengan intensitas yang tinggi dapat mengurangi kemungkinan serangan penyakit mematikan kangker payudara dengan peresentase antara 14 sampai dengan 20 percent.
Dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur juga dapat membantu peningkatan imun tubuh sedangkan seperti yang kita ketahui dengan baik imun tubuh yang baik dapat membantu tubuh dengan sendirinya mencegah tubuh dari serangan penyakit termasuk penyakit kanker payudara. Dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur maka dapat membantu tubuh untuk mengurangi pemproduksian hormon yang berhubungan dengan hormon insulin dan juga mengurangi pemproduksian hormon reproduktif.
Mengurangi atau kalau bisa menghentikan asupan alcohol masuk ke dalam tubuh
Menurut penelitian yang dilakukan dengan asupan alcohol dalam ukuran normal untuk sehari-harinya yang dikonsumsi oleh wanita dapat menyebabkan peningkatan persentase dengan jumlah 5 sampai dengan 10 persen kemungkinan dari serangan kanker payudara. Hal ini berlaku untuk dua fase baik itu fase ketika menopause maupun fase sebelum menopause. Dan sangat disarankan wanita untuk memberikan ASI-nya kepada anaknya ketika bayi, dimana hal ini juga sangat membantu mencegah dari serangan penyakit mematikan kanker payudara. Kemudian juga sangat disarankan untuk memilih makanan yang rendah lemak dan mengutamakan makanan berserat seperti sayuran dan bersifat organik.
Untuk membantu Anda mendapatkan informasi yang tepat, berikut beberapa mitos dan fakta seputar kanker payudara.
1. Gumpalan di payudara selalu pertanda kanker.
Fakta: Delapan puluh persen gumpalan di payudara jinak, artinya tidak bersifat kanker. Meskpin begitu, jika Anda menemukan gumpalan di payudara, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter dan melakukan mamografi jika dokter menganjurkan.
2. Mamografi bisa menyebarkan kanker.
Fakta: Mamografi, penggunaan sinar-X pada payudara, tidak menyebarkan kanker. Baik radiasi sinar-X maupun tekanan saat tes tidak bisa menyebarkan kanker. Mamografi merupakan cara deteksi dini terbaik pada perempuan berusia di atas 40.
3. Kanker payudara, keturunan?
Fakta: Menurut onkolog sekaligus presiden dan penemu breastcancer.org Dr. Marisa Weiss, perempuan yang memiliki sejarah keluarga menderita kanker payudara berisiko lebih besar menderita kanker ini. Akan tetapi, faktor lain seperti minum alkohol, merokok, obat-obatan dan diet juga bisa mempengaruhi kemungkinan seorang perempuan menderita kanker ini.
Selain itu, sangat penting juga untuk mengetahui sejarah kanker payudara dari ayah atau ibu. Keluarga ibu bebas dari sejarah kanker payudara bukan berarti Anda terbebas dari risiko kanker. Sejarah kanker keluarga ayah juga meningkatkan risiko mendapatkan kanker payudara.
4. Mastectomy (pengangkatan satu atau kedua payudara) merupakan cara terbaik menyembuhkan kanker payudara dan mencegahnya kambuh kembali.
Fakta: Menurut presiden National Research Center for Women & Families Dr. Diana Zuckerman, sangat sedikit perempuan yang terdiagnosis menderita kanker payudara perlu mastectomy."Pada faktanya, sebagian besar perempuan yang melakukan mastectomy tidak memerlukannya."
Zuckerman menyatakan kalau 75% dari perempuan yang menderita kanker payudara setiap tahunnya tidak akan memerlukan mastectomy dan hanya akan bergantung pada kemoterapi, radiasi dan lumpectomy (operasi pengangkatan gumpalan dari payudara yang terkena kanker).
5. Perempuan muda lebih berisiko menderita kanker payudara dibandingkan perempuan yang lebih tua.
Fakta: Menurut Zuckerman, perempuan berusia di atas 50 paling berisiko menderita kanker ini.
6. Kanker payudara bersifat fatal.
Fakta: Menurut Zuckerman, kanker payudara itu sendiri tidak fatal."Yang membuat fatal adalah jika kanker menyebar ke bagian tubuh lain hingga simpul limpa, paru-paru dan organ lainnya." Kanker juga bisa menyebar ke tulang dan darah, yang bisa meningkatkan risiko kematian. Karena itu, sangat penting melakukan deteksi dan penanganan dini sebelum kanker menyebar.
7. Laki-laki tidak bisa mendapatkan kanker payudara.
Fakta: The American Cancer Society memperkirakan akan ada lebih dari 2.000 kasus baru kanker payudara pada laki-laki di tahun 2009, dan sekitar 450 dari laki-laki tersebut akan meninggal akibat penyakit ini.
Akan tetapi, tetap saja kanker payudara 100 kali lipat lebih umum dijumpai pada perempuan. Perempuan dengan ayah terdiagnosis kanker payudara berisiko lebih besar menderita kanker tersebut, peningkatan risikonya sama jika ibu mereka yang terdignosis kanker payudara.
Artikel Terkait :
| Selanjutnya > |
|---|
Artikel Terbaru
- BERKAH RAMADHAN LAPTOP MATOT (SOLVED)
- JALUR MUDIK LEBARAN
- Pendidikan Moral Masyarakat Modern
- Kartu Ucapan Gratis
- Reset Printer HP - Hewlett Packard
- Service Cartridge
- Diagnosa dan Solusi Blinking Canon
- Resetter iP2770 & Resetter MP258
- QR-Codes Matrix Generator
- Free Translator
- ADIWIYATA
- Menghargai Jasa Mbah Priok
Komentar Terbaru
- Salam kenal, Wow, keren bgt blog dan kontennya. Me...
04.09.10 11:49
Dari : arbazena - salam kenal tad... artikel menarik..
01.09.10 02:39
Dari : Ibnu Toha - alhamdulillah... ini Artikel menarik, izin copas u...
01.09.10 02:37
Dari : Ibnu Toha - gilee benner... lengkap banget infona.. siip.. gw ...
28.08.10 07:58
Dari : Muttaqien
Stastik Pengunjung









![]() | Hari ini | 1250 |
![]() | Kemarin | 2524 |
![]() | Minggu ini | 5508 |
![]() | Minggu lalu | 8702 |
![]() | Bulan ini | 11729 |
![]() | Bulan lalu | 26737 |
![]() | Semuanya | 1118711 |
Ada: 126 tamu online
IP Anda :: 38.107.191.81
,
Hari ini: 07 Sep 2010
IP Anda :: 38.107.191.81
,
Hari ini: 07 Sep 2010
TAHUKAH ANDA?
Bio Informatika
Bioinformatika, sesuai dengan asal katanya yaitu "bio" dan "informatika", adalah gabungan antara ilmu biologi dan ilmu teknik informasi (TI). Pada umumnya, Bioinformatika didefenisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi. Ilmu ini merupakan ilmu baru yang yang merangkup berbagai disiplin ilmu termasuk ilmu komputer, matematika dan fisika, biologi, dan ilmu kedokteran, dimana kesemuanya saling menunjang dan saling bermanfaat satu sama lainnya.
Tingkah Laku
Tingkah laku kita sebaiknya menjadi contoh bagi orang lain karena kesederhanaan, keluhuran ahlak, kemuliaan sikap dan kerendahan hati. Dan Ide-ide kita mencerminkan kebeningan hati, keteraturan pola pikir, persaudaraan, penghargaan dan kepedulian.
Berkata-kata
Kata-kata yang kita ucapkan hendaknya bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi orang lain, tidak berkata sia-sia, tidak menyakiti bahkan selalu mendoakan orang lain. Kita tidak menjadi muslim yang sempurna apabila hanya soleh sendiri. Kesolehan kita sebaiknya menjadi jalan hidayah bagi orang-orang di sekitar kita. Tidak cukup bagi seorang muslim untuk menikmati kebahagiannya sendirian. Sebaik-baik muslim adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Janji
Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi dan Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syetan.
Waktu Itu Pedang
Sebuah Ayat Al-quran mengingatkan : Waktu Adalah Pedang. Pergunakanlah waktumu setiap detiknya. Pertanggungjawaban manusia di akhirat nanti apabila menyia-nyiakan waktunya adalah pedang yang sangat tajam setajam silet menunggu di neraka.
Wajib Belajar
Seseorang Wajib untuk belajar. Menuntutlah Ilmu hingga akhir hayatmu. Karena dengan menununtut ilmu menandakan bahwa kita masih bernafas. Bahkan sejak kita lahir pertama kali kita berusaha belajar untuk mencuri perhatian ibunda.
Materi
Sulitnya hidup bukan diukur dari materi, berbahagialah apabila kita masih bisa berdiri diatas kaki kita sendiri. Apapun cobaan untuk kita adalah bukti kasih Tuhan yang memperhatikan kita.Indahnya hidup apabila kita mendapatkan kedamaian atas hasil kerja keras dan keringat serta doa kita.
Sabar
Menjadilah orang sabar. Dengan sabar kita bisa menjadi seorang yang bijak. Dengan sabar berarti kita telah menang dari pertempuran hawa nafsu yang merupakan perang paling dahsyat dari semua perang. (riwayat nabi).
Who's Online
Kami memiliki 126 Tamu online
My Partners
- Education (1)
- International Smart ... (154)
- My Project (17)
- Smart Downloads (52)
- Berbagi Ilmu dan Inf... (53)
- Pintu Hatiku (52)
- SLBN TARUNA MANDIRI (52)
- PDF SEARCH ENGINES (154)
- Portal Berita Terbaik (222)
- Home Server (189)
- Komunitas Ciawigebang (836)
- My Wordpress (183)
- Ordinary Weblogs (202)
- Portal Pencarian (206)
- FREE SEO (201)
- SMART COMMUNITY (189)
- Natasya Farashanty (198)
- Binamitra Polda Metr... (244)
- Media Entertainment (208)
- SMAN 1 CIAWIGEBANG (177)
- Entertaintment (1)
- Free Media Online (62)
- Favorite Links (2)
- BRADWARE (192)
- Yusrizal Weblogs (209)
Statistics
Members : 1
Content : 327
Alamat Situs : 21
Content View Hits : 1090251
Content : 327
Alamat Situs : 21
Content View Hits : 1090251
Twitter Updates




.jpg)














